KoranBandung.id – Peristiwa pohon tumbang yang terjadi di kawasan Jalan Encep Kartawiria, Kota Cimahi, pada Senin (4/5/2026) memicu kepanikan dan menyebabkan sejumlah korban luka di sekitar lingkungan sekolah.
Insiden ini terjadi tepat di depan SD Citeureup Mandiri 3 saat aktivitas pagi sedang berlangsung.
Kejadian mendadak tersebut membuat siswa, pedagang, dan orang tua murid yang berada di lokasi tidak sempat menghindar.
Peristiwa ini juga menimbulkan kekhawatiran baru terkait keamanan pepohonan di area publik, khususnya di sekitar sekolah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pohon tumbang dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.59 WIB dan langsung mendapat respons dari aparat wilayah setempat.
Lurah Citeureup, Dian Rizki Pratama, menerima laporan awal dari Ketua RT setempat yang kemudian segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.
Pihak kelurahan memastikan bahwa pohon tumbang tersebut benar terjadi di depan area sekolah dan membutuhkan penanganan cepat dari berbagai pihak terkait.
Koordinasi lintas instansi pun langsung dilakukan guna mempercepat evakuasi korban serta pembersihan material pohon yang menghalangi akses jalan.
Dalam kejadian tersebut, total sembilan orang dilaporkan menjadi korban terdampak.
Korban terdiri dari enam siswa sekolah dasar, dua pedagang yang biasa berjualan di sekitar sekolah, serta satu orang tua murid.
Para siswa diketahui sedang berada di luar kelas untuk membeli jajanan sebelum kegiatan belajar dimulai.
Situasi tersebut membuat para korban berada di titik rawan saat pohon tiba-tiba roboh tanpa tanda-tanda sebelumnya.
Sebagian korban mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan di lokasi oleh petugas medis dari puskesmas setempat.
Namun satu korban dilaporkan mengalami luka cukup serius sehingga harus dirujuk ke RSUD Cibabat untuk penanganan lanjutan.
Korban yang dirujuk tersebut merupakan siswa kelas 5 SD yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut melalui prosedur rontgen.***








