Beranda / Berita / Pria Tanpa Identitas Tewas Tertemper KA Argo Parahyangan di Cikalongwetan, Jatuh ke Jurang 50 Meter

Pria Tanpa Identitas Tewas Tertemper KA Argo Parahyangan di Cikalongwetan, Jatuh ke Jurang 50 Meter

KoranBandung.id – Insiden tragis terjadi di jalur rel kereta api wilayah Kabupaten Bandung Barat ketika seorang pria tanpa identitas meninggal dunia usai tertemper Kereta Api Argo Parahyangan.

Kejadian tersebut juga menjadi perhatian aparat kepolisian dan pihak perkeretaapian yang terus mengimbau warga agar tidak beraktivitas di area berbahaya tersebut.

Insiden nahas itu terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026 sekitar pukul 11.30 WIB di jembatan rel kereta api yang melintasi Kampung Cirangrang, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.

Korban dilaporkan tertabrak Kereta Api Argo Parahyangan relasi Bandung–Gambir saat berada di jalur rel yang berada di atas jembatan.

Benturan keras tersebut menyebabkan korban terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter di bawah jembatan rel.

Seorang saksi mata yang berada di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa sebelum kejadian terdengar bunyi klakson panjang dari arah kereta api yang melintas.

Saksi kemudian melihat seorang pria berjalan di atas rel sebelum akhirnya tertemper dan terjatuh ke jurang di bawahnya.

Informasi awal mengenai kejadian ini juga diperoleh dari laporan masinis kereta yang langsung berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat.

Petugas dari pihak kereta api yang menerima laporan segera melakukan pengecekan ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi di lapangan.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dasar jurang.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Cikalongwetan, anggota Pamapta Polres Cimahi, Unit Inafis Satreskrim, serta pihak KAI dan warga setempat langsung melakukan penanganan di lokasi.

Petugas melakukan pengamanan area guna menghindari gangguan selama proses evakuasi berlangsung.

Proses olah tempat kejadian perkara dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan memastikan kronologi kejadian secara akurat.

Evakuasi korban dari dasar jurang menjadi salah satu tantangan dalam penanganan insiden ini karena kondisi medan yang cukup ekstrem.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Cikalongwetan untuk penanganan lebih lanjut.***

Tag: