KoranBandung.id – Upaya penyelamatan terhadap seorang pemuda yang diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri di Flyover Pasupati, Bandung, berhasil dilakukan oleh Tim Prabu 1 pada Kamis dini hari.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya respons cepat aparat serta kolaborasi lintas pihak dalam menangani situasi darurat yang melibatkan keselamatan jiwa.
Kejadian tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di jam rawan pada malam hingga dini hari.
Insiden ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui call center Prabu terkait adanya seorang pemuda yang berada dalam kondisi mencurigakan di atas Flyover Pasupati.
Tim Prabu 1 yang menerima laporan tersebut segera bergerak menuju lokasi kejadian yang berada di wilayah hukum Bandung Wetan.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 03.14 WIB, petugas mendapati seorang pemuda yang berada di posisi berisiko dan menunjukkan indikasi kuat akan percobaan bunuh diri.
Tim kemudian melakukan pendekatan persuasif dengan mencoba berinteraksi langsung guna menenangkan kondisi psikologis pemuda tersebut.
Namun demikian, upaya komunikasi awal tidak mendapatkan respons dari yang bersangkutan sehingga situasi dinilai membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Petugas kemudian mengambil langkah taktis dengan melibatkan relawan Kota Bandung yang memiliki pengalaman dalam penanganan kondisi krisis serupa.
Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan pendekatan yang lebih humanis dan terukur untuk menghindari tindakan yang dapat memperburuk keadaan.
Melalui proses yang berlangsung dengan penuh kehati-hatian, pemuda tersebut akhirnya berhasil diamankan dari lokasi berbahaya tanpa terjadi insiden yang tidak diinginkan.
Setelah situasi dinyatakan kondusif, tim memutuskan untuk mengantarkan pemuda tersebut ke alamat tempat tinggalnya.***








