Beranda / Berita / Dalam 4 Hari Terakhir, 2 Pemotor di Kota Bandung Meninggal Dunia Akibat Hantam Truk yang Terparkir

Dalam 4 Hari Terakhir, 2 Pemotor di Kota Bandung Meninggal Dunia Akibat Hantam Truk yang Terparkir

KoranBandung.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk parkir kembali memakan korban jiwa di Kota Bandung dalam rentang waktu yang berdekatan.

Dalam kurun empat hari terakhir, dua insiden serupa terjadi di ruas jalan berbeda dengan pola kejadian yang hampir identik.

Peristiwa terbaru terjadi di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di depan PT Usaha Tangguh Mandiri, Kelurahan Cisereuh, Kecamatan Regol, Kota Bandung, pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion yang melaju dari arah timur menuju barat dan sebuah truk tronton yang sedang terparkir di bahu jalan.

Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut menghantam bagian belakang truk dengan keras hingga menyebabkan pengendara mengalami luka fatal di bagian wajah.

Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian sebelum akhirnya dievakuasi ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian melalui Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Dalam keterangannya, aparat kepolisian menjelaskan bahwa dugaan awal mengarah pada posisi truk yang berhenti di lokasi yang tidak semestinya.

Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti serta memeriksa saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian saat insiden berlangsung.

Sebelumnya, insiden serupa terjadi di Jalan Terusan Pasirkoja, tepatnya di depan bangunan nomor 80 kawasan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Yamaha N-Max dan truk Hino Tronton Box yang juga dalam kondisi berhenti di bahu jalan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, posisi truk diketahui terlalu menjorok ke badan jalan hingga memakan lebih dari satu lajur.

Dalam kondisi tersebut, pengendara motor yang melaju dari arah barat tidak memiliki cukup ruang maupun waktu untuk menghindari tabrakan.

Benturan keras pun tak terelakkan hingga menyebabkan pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban kemudian dievakuasi ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa indikasi kuat penyebab kecelakaan berkaitan dengan praktik parkir kendaraan berat yang tidak sesuai dengan ketentuan lalu lintas.

Kondisi jalan yang relatif padat serta minimnya penerangan di beberapa titik turut menjadi faktor risiko tambahan yang memperparah potensi kecelakaan.***

Tag: